DJIA26226.89
LIVE264.45(1.02%)
NDX7744.10
LIVE79.63(1.04%)

Saham Menguat di Asia, Yuan Naik pada Optimisme Perdagangan


Monday, 25 February 2019 10:17 WIB

Saham Asia Indeks MSCI Asia Pasifik


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_99MSCI.jpg

Saham Asia naik dengan berjangka AS dan yuan menguat setelah Presiden AS Donald Trump menunda tenggat waktu untuk meningkatkan tarif impor China, dalam tanda-tanda terbaru dari kemajuan dalam pembicaraan perdagangan bilateral.

Saham China memimpin kenaikan setelah Trump mengatakan ia akan menunda batas waktu 1 Maret. Ekuitas di Jepang, yang ekonominya telah dilanda perang perdagangan, juga melonjak, meskipun aksi unjuk rasa gagal di Korea Selatan dan Australia. Kenaikan di berjangka AS juga memudar setelah kantor berita Xinhua yang dikelola pemerintah China menerbitkan komentar yang mengatakan pembicaraan akan lebih sulit pada tahap akhir. Yuan dan Dolar Australia juga memangkas kenaikan. Treasuries mengakhiri kerugian moderat.

Penundaan resmi dari AS dapat memberikan dorongan baru untuk memperpanjang reli global dalam ekuitas yang sedang diuji di tengah masa depan yang tidak pasti pada perdagangan global dan perkiraan untuk melemahnya pertumbuhan ekonomi. Juga dalam fokus minggu ini adalah sidang Humphrey-Hawkins dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, di mana investor akan mendapatkan laporan terbaru tentang kebijakan.

Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,5 persen pada pukul 10:53 di Hong Kong. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.