DJIA25748.11
LIVE231.28(0.91%)
NDX7401.65
LIVE84.69(1.16%)

Indeks Berjangka AS Turun Terkait Kekhawatiran Investor Terhadap Ekonomi, Politik


Friday, 15 February 2019 16:18 WIB

Indeks berjangka ASS&P 500 FuturesNasdaq-100 futuresDowJones Future


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_0USA-STOCKS_original.jpg

Indeks saham berjangka AS jatuh pada hari Jumat, mengarah ke awal yang lebih lemah untuk Wall Street karena investor bersiap untuk data ekonomi dan ketegangan politik baru di tengah laporan bahwa Presiden Donald Trump dapat menyatakan darurat nasional untuk mendapatkan dana bagi pembuatan dinding perbatasan.

Pada saat yang sama, pembicaraan perdagangan AS-China sedang ditutup dengan gambaran yang tidak jelas tentang berapa banyak kemajuan yang telah dibuat.

Indeks berjangka Dow Jones Industrial Average turun 122 poin, atau 0,5%, ke 25.305, sementara indeks berjangka S&P 500  turun 11,9 poin, atau 0,4% menjadi 2.731,50. Indeks berjangka Nasdaq-100 turun 34,5 poin, atau 0,5%, menjadi 6.984,75.

Pada hari Kamis, Dow Jones Industrial Average turun 103,88 poin, atau 0,4%, menjadi 25.439,39, sementara indeks S&P 500 turun 7,30 poin, atau 0,3%, menjadi 2.745,73. Indeks Nasdaq Composite naik tipis 6,58 poin menjadi 7.426,95.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Selasa pasca tekanan di hari sebelumnya namun pergerakan investor tertahan pada keadaan ekonomi global. Indeks Hang Seng menguat 0,15 persen, a...
  • Saham Tokyo ditutup naik lebih dari dua persen karena aksi buru saham murah pada Selasa, memulihkan banyak kerugian sehari sebelumnya, tetapi investor masih tetap berhati-hati terhadap tanda-tanda kem...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.