DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Saham Asia Turun seiring China Ikuti Penurunan Saham Global


Monday, 8 October 2018 15:44 WIB

MSCI Asia PacificSaham Asia Indeks MSCI Asia Pasifik


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_asia151.jpg

Ekuitas Asia jatuh untuk sesi keenam berturut-turut pada hari Senin seiring saham China bergabung dalam penurunan pasar global yang disebabkan oleh kenaikan yield Treasury AS dan jatuhnya saham teknologi setelah libur selama seminggu.

Indeks MSCI Asia Ex Japan turun 1,3 persen ke level 494,44 pada pukul 4:28 siang di Hong Kong, menuju penutupan terendah dalam hampir 17 bulan. Indeks ekuitas jatuh di sebagian besar negara di seluruh wilayah, sementara Jepang ditutup untuk hari libur publik. Indeks Komposit Shanghai China memimpin penurunan, diperdagangkan untuk pertama kalinya sejak 28 September, bahkan setelah bank sentral negara mengurangi persyaratan cadangan bagi pemberi pinjaman selama akhir pekan. Indeks CSI 300 ditutup dalam kinerja terburuknya setelah libur Oktober selama seminggu sejak 2008.

Saham Asia turun 3,4 persen pekan lalu seiring yield Treasury 10-tahun AS naik ke level tertinggi tujuh tahun, meningkatkan kekhawatiran kebijakan moneter yang lebih ketat dari perkiraan, dan ketika Indeks Teknologi Informasi MSCI AC Asia Pasifik jatuh ke level terendahnya dalam 15 bulan terakhir setelah Bloomberg News melaporkan bahwa China telah menyusup ke perusahaan-perusahaan Amerika dengan peretasan perangkat keras.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,6%; Kospi 200 turun 0,5%, S & P / ASX 200 Australia turun 1,4%; S & P / NZX 50 Selandia Baru turun 0,7%.

Indeks Straits Times Singapura turun 0,7%; KLCI Malaysia sedikit berubah; Bursa Efek Filipina turun 0,4%; Jakarta Composite naik 0,7%; SET Thailand turun 0,9%; Indeks VN Vietnam turun 1,2%. (sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Saham AS mengakhiri hari perdagangan denagn penurunan tajam setelah Presiden Trump meningkatkan retorika perang perdagangan pada Jumat, dengan cuitan-nya bahwa "dengan ini ia memerintahkan" perusahaan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.