DJIA27349.60
LIVE177.70(0.65%)
NDX7954.56
LIVE49.44(0.63%)

Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed


Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB

MSCI Asia PacificSaham Asia Indeks MSCI Asia Pasifik


c_740_198_16777215_00_images_assets_MARKETUPDATE_arrow-pointing-down.jpg

Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS.

Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham barang-barang konsumen dan persediaan. Indeks Topix Jepang merasakan penurunan terbesar di kawasan ini dengan lebih dari 1.000 saham diperdagangkan di luar dividen. Indeks Hang Seng naik 1,2 persen setelah hari libur kemarin, sementara Shanghai Composite Index naik 1 persen seiring MSCI mempertimbangkan menaikkan pembobotan China dan menambah saham ChiNext.

Pedagang sedang menunggu keputusan dari Fed yang kemungkinan akan membuat suku bunga meningkat dan menampilkan proyeksi baru untuk beberapa tahun ke depan. Survei Bloomberg menunjukkan bahwa The Fed akan melanjutkan kenaikan kuartalan 25 basis poinnya secara berturut-turut hingga Juni 2019.

Indeks Taiex Taiwan sedikit berubah, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,7%; Kospi 200 naik 0,6%, S & P / ASX 200 Australia naik 0,1%; S & P / NZX 50 Selandia Baru turun 0,1%.

Indeks Straits Times Singapura naik 0,4%; KLCI Malaysia naik 0,1%; Bursa Efek Filipina turun 0,6%; Jakarta Composite + 0,4%. (Sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.