DJIA27171.90
LIVE17.70(0.07%)
NDX7905.12
LIVE70.22(0.90%)

Saham AS gain seiring investor acuhkan perselisihan perdagangan AS-Cina


Tuesday, 18 September 2018 23:30 WIB

DOW JONESS & P 500 Standard & Poor's 500Saham ASNasdaq


c_740_198_16777215_00_images_assets_MARKETUPDATE_2008-09-NYSE-day-2-1200.jpg

Saham AS naik hari Selasa seiring investor melihat mengabaikan meningkatnya ketegangan perdagangan untuk fokus pada data ekonomi yang tetap kuat. Kenaikan dipimpin oleh saham konsumen dan teknologi, dua sektor yang merosot di sesi sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average bertambah 160 poin, atau 0,6%, ke level 26.221. Indeks S & P 500 naik 20 poin, atau 0,7%, ke level 2.909 dan Indeks Komposit Nasdaq melonjak 89 poin, atau 1,1%, ke level 7.984.

Saham berada di wilayah negatif pada hari Senin, mencatatkan penurunan satu hari terbesar untuk S & P sejak pertengahan Agustus dan sesi terburuk untuk Nasdaq sejak akhir Juli.

Presiden Donald Trump Senin malam mengatakan dia akan memberlakukan tarif baru pada sekitar $ 200 miliar barang-barang China. Dia juga mengancam hukuman tambahan sebagai bagian dari kampanyenya untuk menekan Beijing untuk mengubah praktik komersialnya.

Sebagai tanggapan, Tiongkok membalas dengan tarif 5% hingga 10% pada produk AS senilai $ 60 miliar yang akan berlaku pada 24 September dan mengatakan pihaknya mungkin akan memperkenalkan lebih banyak tindakan jika AS melanjutkan tarif yang lebih tinggi, menurut The Wall Street Journal. (sdm)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong dimulai pada hari Selasa dengan keuntungan kecil setelah kerugian besar hari sebelumnya, dengan semua mata tertuju pada musim pendapatan perusahaan yang berada pada ayunan penuh ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.