DJIA25585.69
LIVE95.22(0.37%)
NDX7300.96
LIVE-6.97(-0.10%)

Saham Eropa ditutup lebih rendah terkait krisis Turki membebani sentimen


Wednesday, 15 August 2018 23:29 WIB

Stoxx600Stoxx Europe 600SahamEropa


c_740_198_16777215_00_images_assets_EUROPE_0europeanflag.jpg

Saham di Eropa ditutup lebih rendah pada Rabu sore karena kekhawatiran atas krisis mata uang Turki terus mempengaruhi selera investor.

Stoxx 600 pan-Eropa tergelincir sepanjang hari mengakhiri perdagangan dengan penurunan 1,5 persen pada level 379,70. Bursa utama di kawasan tersebut turun sekitar 1,5 persen. Arus perdagangan lesu dengan sejumlah pasar Eropa ditutup karena hari libur umum, termasuk Italia, Yunani dan Austria.

Sumber daya dasar Eropa ditutup melemah 4,1 persen. Harga saham terpukul karena emas jatuh ke level terendah 18-bulan pada hari Rabu sementara dolar AS telah mendorong ke arah tertinggi dalam lebih dari setahun. Ini tergantung pada jatuhnya lira Turki baru-baru ini yang memicu penularan pasar mata uang yang lebih luas. Berlanjutnya kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh ekonomi utama dunia juga memukul sentimen investor. (arl)

Sumber : CNBC


RELATED NEWS

  • Saham Tokyo naik tipis pada Senin, seiring investor menyatakan bantuan atas Presiden AS Donald Trump mengambil sikap yang lebih lembut terhadap Jepang ketika kedua negara berusaha untuk menyelesaikan ...
  • Indeks Nikkei Tokyo sedikit menguat pada pembukaan pada Senin seiring investor menunggu pembicaraan KTT AS-Jepang di kemudian hari. Indeks utama Nikkei 225 menguat 0,03 persen, atau 5,97 poin, ke lev...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.