DJIA25063.95
LIVE44.54(0.18%)
NDX7357.90
LIVE-17.92(-0.24%)

Saham AS menghentikan kenaikan beruntun 4 hari seiring tarif China terbaru


Thursday, 12 July 2018 03:47 WIB

DOW JONESS & P 500NasdaqSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_9usmarket-452983112.530x298.jpg

Saham AS menghentikan kenaikan beruntun empat sesi pada Rabu ini, setelah Presiden Trump mengumumkan tarif baru untuk barang-barang China, yang semakin meningkatkan ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia, membuat beberapa investor khawatir bisa berubah menjadi perang dagang penuh.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 219,21 poin atau 0,9% ke level 24.700,45.

S & P 500 turun 19,82 poin, atau 0,7%, ke level 2,774.02. Hanya 1 dari 11 sektor utama S & P 500 yang tutup di zona hijau, dengan sektor material dan sektor industri, yang keduanya dipandang sebagai sektor perdagangan yang sensitif, memimpin kerugian. Sektor energi juga membebani pasar, jatuh lebih dari 2% bersamaan dengan penurunan tajam harga minyak mentah berjangka. Sektor utilitas, naik 0,9%, adalah satu-satunya yang naik.

Indeks Nasdaq Composite menumpahkan 42,59 poin, atau 0,6% pada level 7.716,61.(arl)

Sumber : Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong merosot di beberapa menit pertama perdagangan Selasa, seiring perusahaan energi jatuh dengan harga minyak menyusul ketakutan akan kelebihan pasokan. Indeks Hang Seng melemah 0,31 pers...
  • Saham Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Selasa seiring yen tetap lebih murah terhadap dolar, dengan kekhawatiran atas perang perdagangan AS-China mereda. Indeks acuan Nikkei 225 naik tipis ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.