DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Dow jatuh hampir 200 poin saat memulai perdagangan kuartal ketiga


Monday, 2 July 2018 20:48 WIB

DOW JONESS & P 500NasdaqSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_MARKETUPDATE_101966359-56612814.1910x1000_original.jpg

Indeks saham AS pada Senin ini memulai perdagangan kuartal ketiga dengan catatan suram sebagai parade kecemasan yang mengguncang investor selama akhir pekan yang pendek.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 185 poin, atau 0,8%, pada level 24.087, indeks S & P 500 melemah 0,7% ke level 2.700, sementara Indeks Nasdaq Composite turun 0,9% pada level 7,447. Sebuah laporan Financial Times, hari Minggu, memaparkan kekhawatiran akan ketegangan antara AS dan mitra dagang di Uni Eropa, China, dan Amerika Utara. Laporan FT menunjukkan bahwa Uni Eropa telah mengancam $ 300 miliar dalam bentuk tarif baru atas produk AS jika Presiden Donald Trump menindaklanjuti ancaman 20% pungutan yang menargetkan pembuat mobil blok perdagangan.

Tarif pembalasan Kanada berlaku pada hari Minggu, dengan langkah-langkah itu sebagai respons terhadap tarif logam AS. Sementara itu, pasar juga berfokus pada ketidakpastian politik di Jerman, di mana Kanselir Angela Merkel dan menteri dalam negerinya dijadwalkan bertemu Senin malam dalam upaya terakhir untuk menyelesaikan permasalahan imigrasi di negara yang dapat mengakibatkan ketidakstabilan yang meningkat dalam politik di Jerman, ekonomi terbesar di Uni Eropa. Pasar AS akan ditutup pada hari Rabu untuk merayakan Hari Kemerdekaan. (arl)

Sumber : Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham AS mengakhiri hari perdagangan denagn penurunan tajam setelah Presiden Trump meningkatkan retorika perang perdagangan pada Jumat, dengan cuitan-nya bahwa "dengan ini ia memerintahkan" perusahaan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.