DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Saham AS dibuka lebih rendah, S & P 500, Nasdaq terancam menghentikan kenaikan 3-sesi


Thursday, 19 April 2018 20:53 WIB

DOW JONESS & P 500Saham ASNasdaq


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_464973188.jpg

Indeks saham AS pada Kamis ini dibuka sedikit lebih rendah, dengan Dow menandai hari kedua penurunan berturut-turutnya dan benchmark pasar yang lebih luas siap untuk mengambil serangkaian kenaikan tiga sesi.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar 50 poin, atau 0,2%, pada level 24.686, indeks S & P 500 turun 0,4% ke level 2.696, terseret lebih rendah dengan menjual saham konsumen dan saham teknologi, sementara Indeks Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi melemah 0,4 % pada level 7,267. Pada data, mengklaim jumlah pengangguran menurun 1.000 menjadi 232.000 dalam minggu terakhir. Sementara analis memperkirakan penurunan yang agak lebih curam, klaim tetap mendekati terendah dalam 45 tahun.

Secara terpisah, indeks kondisi bisnis Philadelphia Federal Reserve masuk pada 23,2 pada bulan April. Dalam berita perusahaan, di Amazon.com Inc naik saat CEO Jeff Bezos akhir-Rabu diungkapkan dalam surat tahunan kepada pemegang saham bahwa raksasa e-commerce itu memiliki 100 juta anggota dalam program langganan utamanya. Sementara itu, saham Facebook kemungkinan akan menjadi fokus setelah perusahaan jaringan sosial itu mengatakan berencana untuk mendesain chip komputernya sendiri. (arl)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham AS mengakhiri hari perdagangan denagn penurunan tajam setelah Presiden Trump meningkatkan retorika perang perdagangan pada Jumat, dengan cuitan-nya bahwa "dengan ini ia memerintahkan" perusahaan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.