DJIA24826.07
LIVE-59.84(-0.24%)
NDX6959.66
LIVE6.03(0.09%)

Dow kehilangan 160 poin seiring Trump batalkan KTT dengan Korut

Thursday, 24 May 2018 23:20 WIB DOW JONES S & P 500 Standard & Poor's 500 Saham AS Nasdaq

Saham AS diperdagangkan lebih rendah pada aksi Kamis pagi setelah Presiden Donald Trump membatalkan pertemuan yang direncanakan dengan Korea Utara. Pertemuan itu telah direncanakan untuk dilakukan sekitar bulan Juni, dan sudah ada tanda-tanda bahwa hal itu mungkin tidak terjadi menyusul komentar baru-baru ini dari pejabat Pyongyang. Indeks Dow Jones Industrial Average baru-baru ini, turun 170 poin, atau 0,7%, ke level 24.714, indeks S & P 500 merosot 0,5% ke level 2,720, sementara Indeks Nasdaq Composite mundur 0,4% ke level 7.395. Pasar telah dibuka lebih rendah seiring penurunan berjangka minyak mentah membebani saham yang berhubungan dengan energi termasuk Chevron Corp dan Exxon...

Selengkapnya...

RECENT NEWS

Saham Eropa berakhir lebih rendah Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari apa yang akan menjadi pertemuan bersejarah dengan Korea Utara. Saham Deutsche Bank merosot setelah ketuanya mengundurkan diri. Indeks Stoxx Europe 600...

Saham AS dibuka datar pada Kamis ini, terbebani oleh penurunan di sektor energi karena harga minyak yang jatuh dan kekhawatiran atas kebijakan perdagangan proteksionis. Dow Jones Industrial Average turun 9,45 poin, atau 0,04 persen, pada pembukaan...

Saham berjangka AS sebagian besar menunjukkan sedikit perubahan pada Kamis pagi, karena kekhawatiran tentang Korea Utara muncul untuk mengimbangi rilis Federal Reserve yang dipandang sebagai dovish. Pedagang bersiap untuk pembacaan penjualan rumah...

Saham Hong Kong berakhir pada Kamis ini di zona positif setelah berfluktuasi sepanjang hari tetapi investor tetap berfokus ke perdagangan China-AS dan pertemuan puncak yang direncanakan Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Indeks...

Kerugian memburuk untuk saham Asia, dengan penurunan hari keempat mendorong turun indeks acuan regional lebih jauh ke terendahnya dua minggu, karena yen yang lebih kuat dan penyelidikan AS terhadap impor mobil dan truk membebani saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.