DJIA28535.80
LIVE-453.93(-1.57%)
NDX8952.18
LIVE-189.29(-2.07%)

Wall Street Tertekan Oleh Ketakutan Virus China

Tuesday, 28 January 2020 04:13 WIB S & P 500 Wall Street Saham AS

Saham A.S. mengalami hari terburuknya dalam lebih dari tiga bulan terakhir pada hari Senin ketika China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek karena wabah virus, memicu kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari upaya penahanan dalam ekonomi terbesar kedua di dunia. Dow Jones Industrial Average turun 455,63 poin, atau 1,57%, ke level 28.534,1, S&P 500 melemah 52,02 poin, atau 1,58%, ke level 3.243,45 dan Indeks Nasdaq Composite lebih rendah 175,60 poin, atau 1,89%, ke level 9.139,31. (knc) Sumber : Reuters

Selengkapnya...

RECENT NEWS

Bursa Eropa anjlok tajam pada hari Senin terkait kekhawatiran atas penurunan ekonomi dari wabah virus korona China semakin meningkat. Indeks Pan-European Stoxx 600 turun lebih dari 2% pada level 413,98, dengan sektor sumber daya dasar China yang...

Saham AS turun lebih dari 1% pada hari Senin karena investor khawatir tentang merosotnya ekonomi dari wabah koronavirus yang menyebar cepat di China yang telah mendorong negara untuk memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek dan menutup bisnis untuk...

Indeks saham AS Senin pagi turun tajam di pembukaan, karena kekhawatiran atas penyebaran virus corona China meningkat, dengan korban tewas dan jumlah yang terinfeksi meningkat. Saham Dow Jones Industrial Average turun 500 poin, atau 1,7%, menjadi...

Saham berjangka AS mengindikasikan penurunan tajam untuk indeks utama pada hari Senin, melanjutkan penurunan yang terlihat dari akhir pekan lalu, karena meningkatnya kekhawatiran penyebaran virus corona China, dengan jumlah kematian dan jumlah...

Saham Eropa jatuh pada pembukaan Senin karena kekhawatiran atas kejatuhan ekonomi karena wabah virus corona China semakin meningkat. Saham Pan-European Stoxx 600 turun 1,3% pada pembukaan, dengan sektor sumber daya dasar anjlok 3,6% karena semua...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.