DJIA26789.19
LIVE-36.55(-0.14%)
NDX7874.62
LIVE-65.71(-0.83%)

Australia akan Kirim Kapal Perang dan Pesawat Pengintai ke Teluk Persia

Monday, 26 August 2019 19:29 WIB Global

Australia akan mengirim kapal perang dan pesawat pengintai ke Teluk Persia guna bergabung dalam sebuah usaha internasional melawan tindakan Iran di Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran paling penting di dunia. Australia selama beberapa minggu ini telah mempertimbangkan apakah akan bergabung dalam usaha militer yang dipimpin Amerika, yang juga termasuk Inggris dan Bahrain. Ketegangan di kawasan meningkat setelah pasukan Inggris membantu penguasa di Gibraltar menyita sebuah tanker Iran, yang diduga mengangkut minyak untuk Suriah, sebuah pelanggaran atas sanksi Uni Eropa. Iran membalas dengan menyita sebuah kapal Inggris di Teluk Persia. Sebelumnya bulan ini, Menlu Amerika Mike Pompeo,...

Selengkapnya...

RECENT NEWS

Mantan Menteri Keuangan India, Arun Jaitley, meninggal dunia hari Sabtu (24/8) di sebuah rumah sakit di New Delhi, beberapa bulan setelah dia mengundurkan diri dari jabatan karena kesehatannya memburuk. Jaitley, 66 tahun, adalah tokoh yang dekat...

Perdana Menteri Jepang mengatakan pada hari Jumat bahwa keputusan Korea Selatan untuk mengakhiri kesepakatan berbagi intelijen militer dengan Tokyo merusak rasa saling percaya. Shinzo Abe, berbicara sehari setelah Seoul mengumumkan keputusannya,...

Presiden Donald Trump mempertimbangkan akan memangkas bantuan luar negeri Amerika bernilai AS$4 miliar karena dianggapnya pemborosan, dan tidak perlu. Tapi ia akhirnya mundur ketika rencananya itu ditentang oleh Kongres Amerika. “Presiden sudah...

Politics

Securities

Culture

Miscellaneous

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.