DJIA25383.11
LIVE-17.53(-0.07%)
NDX9555.53
LIVE138.82(1.47%)

Trump ‘Serang’ WHO di Tengah Pandemi Corona


Friday, 10 April 2020 19:55 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH_000MW-FG616_trump0_20170226165507_ZH.jpg

Kamis (9/4) menandai 100 hari sejak China memberi tahu Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) bahwa negara itu sedang menghadapi kasus-kasus yang belakangan diidentifikasi sebagai COVID-19, penyakit yang ditimbulkan virus mematikan yang menyebar ke hampir setiap sudut dunia.

Presiden Amerika Donald Trump menuduh WHO terlalu bias terhadap China dan mengatakan, badan kesehatan PBB itu seharusnya memperingatkan tentang krisis yang akan datang itu beberapa bulan lebih awal.

"Mereka salah perkiraan," cetus Trump tentang WHO, Selasa (7/4).

Pada Rabu (8/4), Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, berdiri di samping Trump, mengatakan organisasi itu "belum mencapai apa yang seharusnya dicapai," dan bahwa Amerika "sedang mengkaji ulang pendanaan kami," menguatkan ancaman yang disampaikan Trump sebelumnya pada pekan itu.

Salah satu keluhan pemerintah Trump adalah dilarangnya Taiwan bergabung dengan WHO.

Ketegangan antara pimpinan WHO dan Taiwan tampak dalam jumpa pers Rabu (8/4), ketika Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ia mendapat penghinaan berbau rasis dari negara pulau itu.

Sumber: VOA news


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.