DJIA26067.76
LIVE0(0.00%)
NDX10666.70
LIVE0(0.00%)

Bantu Venezuela, Perusahaan Minyak Rusia Dikenai Sanksi oleh AS


Wednesday, 19 February 2020 18:29 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_ROSNEFT.jpg

Pemerintah Amerika Serikat, Selasa (18/2), mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft, karena membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu.

Kata pejabat pemerintah AS, Rosneft Trading Company dan kepala perusahaan itu, Didier Casimiro dimasukkan ke dalam daftar hitam AS untuk mencegah mereka bergerak dalam sistem keuangan global.

Ini adalah tindakan yang dianggap luar biasa keras terhadap sebuah perusahaan yang terkait dengan pemerintah Rusia dan sekaligus peningkatan kampanye AS yang gagal menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Rosneft Trading Company adalah pialang utama untuk penjualan dan pengangkutan minyak Venezuela.

“Rosneft Trading telah mendukung pemerintahan Maduro dan memungkinkannya terus menindas rakyat Venezuela,” kata Pompeo ketika mengumumkan sanksi-sanksi itu.

Namun, anggota DPR Rusia Pavel Zavalny mengatakan Russia akan terus bekerja sama dengan Venezuela dalam sektor energi kendati adanya sanksi-sanksi Amerika itu.

“Kita tidak akan meninggalkan kawan kita yang sedang kesusahan,” kata Zavalny.

Pemerintah Amerika dan sekitar 60 negara lain mengatakan pemilihan kembali Maduro pada 2018 tidak sah, dan karenanya AS mengakui tokoh oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.