DJIA29247.13
LIVE-150.95(-0.51%)
NDX9638.20
LIVE14.62(0.15%)

Hakim Agung Terpilih Sebagai Presiden Perempuan Pertama Yunani


Thursday, 23 January 2020 17:41 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_f2d085d64b3bbf19b87a16dd4b001eec.jpg

Para anggota parlemen Yunani memilih presiden perempuan pertama negara itu hari Rabu (22/1), dengan mayoritas suara mendukung hakim pengadilan tinggi Katerina Sakellaropoulou.

Berbicara setelah secara resmi diberitahu tentang hasil pemilihan parlemen, Sakellaropoulou mengatakan dia akan menggunakan “konsensus seluas mungkin” dalam menjalankan tugasnya.

Dalam komentar pertamanya sebagai presiden terpilih, hakim agung itu mencatat kondisi sulit dan tantangan abad ke-21, termasuk krisis keuangan, perubahan iklim, pergerakan massa penduduk dan krisis kemanusiaan yang diakibatkannya, erosi supremasi hukum dan berbagai ketidaksetaraan dan keterasingan.”

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis menunjuk Sakellaropoulou sebagai kandidat non-partisan yang akan memperoleh dukungan luas dari seluruh spektrum politik. Semua partai besar memberikan suara mendukung pencalonan tersebut, dan Sakellaropoulou terpilih untk menduduki jabatanyang umumnya seremonial itu dengan suara 261 setuju dan 33 menentang, jauh di atas 200 suara yang dibutuhkan. Enam anggota parlemen tidak hadir dalam sidang itu.

Yunani memiliki jumlah perempuan yang secara historis rendah untuk posisi senior dalam politik, dan Mitsotakis telah dikecam karena memilih anggota Kabinet yang hampir semuanya laki-laki setelah ia memenangkan pemilihan umum pada Juli 2019. Dalam Kabinet Yunani saat ini, hanya satu dari 18 posisi senior dipegang oleh seorang perempuan.

Berbicara setelah pemungutan suara, Mitsotakis menggambarkan Sakellaropoulou, 63, sebagai “ahli hukum yang hebat, tokoh peradilan hebat yang menyatukan semua rakyat Yunani sejak prosedur ini dimulai.”

Dia mengatakan bahwa dia berusaha untuk mencalonkan seorang kandidat yang akan “melambangkan kesegaran bangsa Yunani, dan saya gembira hasilnya mengukuhkan bahwa dalam isu-isu besar, kita akhirnya bisa sepakat.”

Para pejabat Eropa menyampaikan ucapan selamat kepada Sakellaropoulou, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut pemilihan presiden perempuan pertama Yunani itu dengan cuitan di Twitter yang mengatakan negara itu “bergerak maju ke era baru kesetaraan.”

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.