DJIA28992.41
LIVE-224.83(-0.77%)
NDX9446.69
LIVE-181.14(-1.88%)

Gedung Putih Sambut Baik Putusan Pengadilan soal Anggaran Tembok Perbatasan AS-Meksiko


Friday, 10 January 2020 11:04 WIB

AmerikaGlobalMeksiko


c_740_198_16777215_00_images_assets_12TembokPerbatasanAS_Meksiko575612_650.jpg

Gedung Putih menyatakan pembangunan tembok pembatas Amerika Serikat dan Meksiko akan dilanjutkan, setelah pengadilan federal mengabulkan permohonan banding untuk membebaskan dana pembangunanya.

Putusan 2-1 hari Rabu (8/1) menganulir keputusan hakim federal Desember lalu yang menyatakan pemerintah tidak boleh membelanjakan 3,6 miliar dolar Amerika, yang diambil dari anggaran 127 proyek konstruksi militer, untuk membangun tembok perbatasan sepanjang 175 mil atau 282 kilometer.

Pengadilan Banding Amerika Serikat (Court of Appeals for the Fifth Circuit) menyatakan bahwa Mahkamah Agung membuat keputusan yang sama, dan melapangkan jalan bagi pemerintahan Trump untuk membelanjakan miliaran dolar AS dari anggaran Pentagon untuk membangun tembok perbatasan.

“Pemerintah mempunyai hak yang sama untuk membelanjakan dana itu,” tulis tiga hakim panel.

Presiden Donald Trump berkomentar di akun Twitternya tentang putusan tersebut, mengatakan, “Seluruh tembok pembatas sedang dibangun atau siap untuk dimulai!”

Anggaran yang diputuskan pengadilan itu awalnya ditujukan untuk 11 proyek pembangunan tembok di California, Arizona, New Mexico, dan Texas. Tembok terpanjang dan paling mahal sejauh ini akan dibangun sepanjang 52 mil atau 83 kilometer di Laredo, Texas, dengan biaya 1,27 miliar dolar AS.

Pihak oposisi sebelumnya menyambut baik keputusan pangadilan yang menghentikan pembiayaan proyek itu. Pembangunan tembok oleh presiden dari partai Republik ini disebut sebagai “tindakan merebut kekuasaan yang gegabah.” Mereka juga mengingatkan janji kampanye Trump yang dikatakan berulang kali saat berkampanye tahun 2016 lalu bahwa tembok itu akan dibiayai oleh Mexico.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Oman hari Jumat (21/2) untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin baru negara itu, Sultan Haitham bin Tariq Al Said. Pompeo dijadwalkan akan memberikan peng...
  • Jumlah penderita baru virus korona di Provinsi Hubei kembali naik, Jumat (21/2), setelah turun selama dua hari berturut-turut. Komisi kesehatan di Hubei melaporkan ada 411 kasus infeksi virus korona ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.