DJIA28992.41
LIVE-224.83(-0.77%)
NDX9446.69
LIVE-181.14(-1.88%)

Perancis Bersiap Hadapi Pemogokan Massal


Thursday, 5 December 2019 16:56 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_00000000pemogokan.jpg

Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu.

Serikat buruh Perancis telah menyerukan pemogokan atas rencana Presiden Emmanuel Macron untuk merombak sistem pensiun.

Di Paris, serikat pekerja berencana untuk berunjuk rasa pada hari ini, Kamis. Untuk mengantisipasi unjuk rasa itu, polisi memperingatkan semua toko, kafe, dan restoran di sepanjang rute demo untuk tutup pada hari ini.

Hotel-hotel di Paris melaporkan banyak tamu yang membatalkan pesanan kamar karena mereka mengalihkan rencana bepergian. Sebagian besar sistem Metro Paris akan ditutup. Juga semua layanan kereta api nasional dan internasional.

Sebagian besar akan berdampak pada penerbangan, karena pengawas lalu lintas udara telah mengumumkan rencana untuk bergabung dengan pada pengunjuk rasa hingga Sabtu (7/12). Serikat guru, pekerja dinas pos dan sebagian besar pegawai negeri sipil juga berencana untuk ikut berunjuk rasa.

Kepala Kepolisian Paris Didier Lallement mengatakan, 6.000 petugas dikerahkan di tengah kekhawatiran kekerasan dan perusakan properti. Protes dilarang di Champs-Elysees di sekitar istana presiden, Parlemen dan Katedral Notre Dame.

Protes memiliki potensi untuk menjadi lebih tidak stabil daripada pemogokan lain dalam beberapa tahun terakhir, termasuk demonstrasi "rompi kuning".

Sistem pensiun Prancis telah lama dianggap sakral. Terakhir kali pemerintah mencoba merombaknya adalah pada tahun 1995 ketika protes membuat negara itu terhenti selama tiga minggu sampai saat itu Presiden Jacques Chirac mengakui kekalahan.

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Oman hari Jumat (21/2) untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin baru negara itu, Sultan Haitham bin Tariq Al Said. Pompeo dijadwalkan akan memberikan peng...
  • Jumlah penderita baru virus korona di Provinsi Hubei kembali naik, Jumat (21/2), setelah turun selama dua hari berturut-turut. Komisi kesehatan di Hubei melaporkan ada 411 kasus infeksi virus korona ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.