DJIA29031.67
LIVE-154.60(-0.53%)
NDX9176.42
LIVE-12.16(-0.13%)

Gedung Putih Menolak Hadir di Sidang Pemakzulan


Tuesday, 3 December 2019 10:07 WIB

AmerikaGlobalGedung Putih


c_740_198_16777215_00_images_assets_12GedungPutihac4c78a6-e473-42b5-b86d-7a9c2b744c84_w408_r1_s.jpg

Gedung Putih mengatakan tidak akan menghadiri sidang dengar pendapat mengenai pemakzulan yang akan diadakan oleh Komite Yudisial DPR AS pada hari Rabu (4/12).

Ketua Komite Jerrold Nadler mengundang Presiden AS Donald Trump dan penasihatnya untuk menghadiri sesi sidang dengar pendapat pertama ketika penyelidikan pemakzulan memasuki tahap lebih lanjut.

Trump diketahui tidak akan hadir karena sedang berada di KTT NATO di dekat London pekan ini. Penasihat Gedung Putih Pat Cipollone juga menolak undangan itu.

"Kami tidak bisa berpartisipasi dalam sidang dengar pendapat sedangkan saksi-saksinya belum diungkap dan masih belum jelas apakah Komite Yudisial akan memberi presiden sebuah proses yang adil lewat sidang-sidang dengar pendapat tambahan," kata Cipollone dalam sebuah surat kepada Nadler Minggu malam (1/12).

Cipollone mengatakan akan menjawab pada akhir pekan ini mengenai apakah Gedung Putih akan hadir dalam sidang-sidang dengar pendapat mendatang.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (22/1) tidak mengesampingkan sanksi terhadap Irak, tetapi menyatakan apa yang disebutnya “hubungan yang sangat baik” ketika ditanya tentang kemungkinan rencana mena...
  • Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus pertama virus baru Corona yang berasal dari Wuhan, China dan telah menewaskan sedikitnya enam orang. Para pejabat kesehatan di negara bagian barat laut AS, Washi...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.