DJIA27881.72
LIVE-27.88(-0.10%)
NDX8354.29
LIVE-8.45(-0.10%)

Korut Keluarkan Peringatan Terkait Latihan Militer AS-Korsel


Thursday, 14 November 2019 23:30 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_ussouthkoreadefense_092917getty.jpg

Korea Utara memperkuat tuntutannya hari Rabu (13/11) supaya Amerika membuka hubungan normal dengan negara itu menjelang akhir tahun ini, karena Korea Utara sudah “kehilangan kesabaran.”

Badan pembuat keputusan tertinggi Korea Utara menyatakan marah atas rencana latihan militer gabungan AS-Korea Selatan, dan memperingatkan bahwa AS akan menghadapi ancaman yang lebih besar dan penderitaan berat jika mengabaikan tenggat waktu akhir tahun yang ditetapkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk menyelamatkan pembicaraan nuklir.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan media pemerintah, juru bicara Komisi Urusan Negara, Korea Utara mengatakan, latihan itu melanggar kesepakatan antara Kim dan Presiden Donald Trump terkait usaha memperbaiki hubungan bilateral, dan mendorong Korea Utara untuk meningkatkan kesiagaan perangnya.

Kim adalah ketua komisi tersebut, yang didirikan pada 2016 menyusul usaha bertahun-tahun untuk mengkonsolidasi kekuatan dan memusatkan pemerintahan.

Pernyataan tersebut merupakan ungkapan ketidaksenangan Korea Utara terbaru mengenai latihan militer tersebut dan lambatnya perundingan nuklir dengan Washington. Pembicaraan itu terhambat karena adanya ketidaksepakatan terkait langkah-langkah perlucutan nuklir dan pelonggaran sanksi-sanksi.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Korea Utara melontarkan penghinaan baru terhadap Presiden Amerika Donald Trump, Senin (9/12), menyebutnya sebagai “orang tua yang lalai dan tidak menentu." Pyongyang menanggapi cuitan Presiden Trump ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.