DJIA26787.36
LIVE-29.23(-0.11%)
NDX7842.33
LIVE-1.55(-0.02%)

Hong Kong Minta AS Tidak Campur Tangan, Para Siswa Bentuk Rantai Protes


Tuesday, 10 September 2019 03:53 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_CHINA_Hong-kong-students-human-chain.jpg

Ribuan siswa membentuk rantai manusia di luar sekolah-sekolah di seluruh Hong Kong pada hari Senin (9/9) sebagai unjuk solidaritas untuk mendorong reformasi demokratis setelah terjadi bentrokan dengan kekerasan pada akhir pekan di wilayah semi-otonom China itu.

Protes dengan diam itu dilakukan sementara pemerintah Hong Kong mengutuk apa yang dijulukinya “perilaku ilegal para pengunjuk rasa radikal” dan memperingatkan Amerika agar tidak ikut campur tangan.

Ribuan demonstran hari Minggu mengadakan aksi damai dengan mendatangi Konsulat Amerika untuk minta dukungan dari Washington, tetapi kekerasan terjadi di distrik bisnis dan ritel ketika para demonstran merusak stasiun kereta bawah tanah, membakar dan memblokir lalu lintas, sehingga mendorong polisi untuk menembakkan gas air mata.

Pemerintah Hong Kong sepakat minggu lalu untuk menarik RUU ekstradisi yang memicu protes dalam musim panas ini, tetapi para demonstran menginginkan tuntutan lain agar dipenuhi, termasuk pemilihan langsung pemimpin kota dan penyelidikan independen terhadap tindakan polisi.

Para pengunjuk rasa, Minggu (8/9) meminta Presiden Donald Trump untuk “mendukung warga Hong Kong” dan memastikan Kongres meloloskan RUU yang mengusulkan sanksi ekonomi dan hukuman terhadap pejabat Hong Kong dan China yang terbukti menekan demokrasi dan hak asasi manusia di kota itu.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Amerika menarik semua pasukan yang tersisa dari Suriah utara, dan pada Minggu (13/10) Presiden AS Donald Trump mengatakan, “Ini sangat langkah yang sangat pandai” untuk tidak terlibat dalam pertempura...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.