DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Presiden Trump Tawarkan 'Pertemuan Pribadi' dengan Presiden China


Thursday, 15 August 2019 23:36 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_trumpxi1.jpg

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan perjanjian perdagangan dengan China dapat ditangguhkan hingga Beijing mencapai penyelesaian yang manusiawi dengan pengunjuk rasa prodemokrasi Hong Kong. Trump bahkan menyatakan ia secara pribadi dapat memperantarai kesepakatan antara Beijing dan para demonstran.

Trump Rabu malam menulis di Twitter untuk membanggakan posisi unggul pemerintahannya atas Beijing dalam perundingan yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang dagang di antara kedua negara. Setelah menulis bahwa “ribuan perusahaan” meninggalkan China, Trump menyatakan bahwa “tentu saja China ingin mencapai kesepakatan. Biarlah mereka mencapai kesepakatan yang manusiawi dengan Hong Kong terlebih dulu!.”

Trump kemudian menyatakan bahwa presiden China Xi Jinping, “sangat dihormati rakyatnya,” dan bahwa Trump “tidak memiliki keraguan bahwa jika Presiden Xi ingin dengan segera dan secara manusiawi menyelesaikan masalah Hong Kong, ia dapat melakukannya. Pertemuan pribadi?.”

Cuitan Trump tersebut adalah tanggapannya yang paling luas mengenai krisis di teritori China itu sejak demonstrasi mulai berlangsung 10 pekan silam. Dalam komentarnya kepada wartawan hari Selasa, Trump, yang pekan lalu mengambil sikap berlepas tangan mengenai protes tersebut, mengatakan, situasi Hong Kong “adalah situasi yang sangat sulit. Kita akan lihat apa yang akan terjadi, tetapi saya yakin ini akan selesai.” Ia menyatakan harapan bahwa tak seorang pun yang akan terluka dan “demi kebebasan.”

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.