DJIA26086.34
LIVE11.04(0.04%)
NDX10602.21
LIVE-234.12(-2.16%)

Presiden Argentina Alami Pukulan dalam Pemilihan Pendahuluan


Tuesday, 13 August 2019 11:08 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_Mauricio-Macri.jpg

Para pemilih Argentina memberikan pukulan keras pada Presiden Mauricio Macri, Minggu (11/8).

Dengan hampir semua suara selesai dihitung dalam pemilihan pendahuluan, hasilnya menunjukkan bahwa pemilih tidak puas dengan langkah-langkah penghematan yang diberlakukan oleh pemerintahan Macri, petahana kanan-tengah, dan mereka justru ingin kembali ke kiri.

Macri dan calon wakil presidennya Miguel Angel Pichetto hanya memperoleh 32 persen suara, dibandingkan dengan Alberto Fernandez dan pasangan calon wakilnya Cristina Fernandez Kirchner yang menerima 47 persen.

Christina Kirchner pernah menjabat dua periode sebagai presiden Argentina, dari 2007-2015, menggantikan mendiang suaminya, Nestor Kirchner.

Kirchner saat ini menghadapi sejumlah tuduhan korupsi, tuduhan yang dibantahnya.

Mantan Menteri Ekonomi Roberto Lavagna berada jauh di belakang kedua kandidat dengan hanya 8,4 persen suara.

Pemilihan presiden Argentina akan diadakan pada bulan Oktober. Jika tidak ada pemenang langsung, putaran kedua akan diadakan pada bulan November.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Negara bagian Florida mencatat rekor baru ketika melaporkan lebih dari 15.000 kasus virus corona hari Sabtu saja (11/7). Sejauh ini jumlah tersebut mengalahkan rekor peningkatan infeksi baru di satu n...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.