DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Senat AS Pertimbangkan RUU untuk Hukum Saudi karena Catatan HAM


Thursday, 11 July 2019 11:17 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_Punishing-Saudis.jpg

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan menghukum Arab Saudi karena berbagai pelanggaran HAM, tetapi tidak menghalangi penjualan senjata AS ke negara kerajaan itu.

Senator James Risch dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Idaho mengatakan, Diplomatic Review Act atau UU bipartisan mengenai Tinjauan Diplomatik Arab Saudi menyerukan pandangan menyeluruh pada hubungan AS-Saudi dan meminta pertanggungjawaban anggota keluarga kerajaan Saudi atas berbagai pelanggaran HAM - termasuk pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, hak-hak perempuan, dan serangan udara koalisi di Yaman yang telah membunuh ribuan warga sipil.

"Itu adalah pandangan Kongres bahwa sejak Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota dengan wewenang besar atas urusan luar dan dalam negeri, Arab Saudi telah menunjukkan perilaku yang semakin aneh dan mengganggu," menurut RUU tersebut.

Ia meminta Presiden Donald Trump untuk menolak atau mencabut visa bagi anggota keluarga kerajaan, sampai catatan HAM negara itu membaik.

Tetapi RUU yang harus disahkan oleh Presiden Trump itu, tidak akan menghentikan penjualan senjata AS ke Saudi.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (21/8), mengatakan, ia ingin Rusia kembali dimasukkan ke dalam kelompok tujuh negara maju, walaupun Rusia masih menduduki Semenanjung Krimea. Rusia dikeluarkan dar...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.