DJIA29318.03
LIVE-30.07(-0.10%)
NDX9184.10
LIVE10.37(0.11%)

Trump: Dubes Inggris adalah Orang yang Sangat Bodoh


Wednesday, 10 July 2019 12:41 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_Trump-Kami-Tidak-Akan-Berurusan-Lagi-Dengan-Dubes-Inggris.jpg

Presiden Amerika Donald Trump, Selasa (8/7) menyebut Duta Besar Inggris Kim Darroch sebagai “orang yang sangat bodoh,” suatu ejekan baru yang dimaksudkan untuk menimpali penilaian duta besar itu bahwa Trump “tidak kompeten.”

“Duta Besar Aneh yang disisipkan Inggris ke Amerika Serikat bukanlah seseorang yang kita senangi,” tulis Trump di Twitter.

Pemimpin Amerika itu mengatakan Darroch, duta besar Inggris di Washington sejak 2016, “harus berbicara kepada negaranya, dan Perdana Menteri May, mengenai perundingan Brexit yang gagal, dan tidak marah oleh kritik saya mengenai betapa buruknya perundingan itu ditangani. Saya katakan kepada @theresa_may tentang cara mencapai kesepakatan itu, tetapi ia melakukan dengan caranya sendiri yang bodoh, tidak dapat menyelesaikan kesepakatan itu. Bencana!”

Trump menambahkan, “Saya tidak kenal Duta Besar tetapi diberitahu ia adalah orang yang sombong. Katakan kepadanya Amerika sekarang memiliki ekonomi dan militer terbaik di dunia, sejauh ini.”

Trump pada hari Senin (8/7) juga mengatakan ia tidak akan lagi “berurusan” dengan Darroch, seraya mengklaim bahwa Darroh tidak disukai atau dihormati di dalam Amerika.

Sore harinya, seorang pejabat Gedung Putih mengukuhkan laporan bahwa Darroch tidak diundang ke acara jamuan makan malam yang diselenggarakan Menteri Keuangan Amerika Steven Mnuchin bersama dengan Trump dan Emir Qatar.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.