DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Trump Kepada Iran: 'Berhati-hatilah'


Monday, 8 July 2019 17:18 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0000000iranian.jpg

Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar "berhati-hati" setelah Teheran pada Minggu (7/7) mengatakan negara itu meningkatkan pengayaan uranium melebihi batas yang ditetapkan dalam perjanjian nuklir 2015.

Trump menyampaikan komentar itu beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan lewat Twitter bahwa keputusan Iran akan menyebabkan negaranya "semakin terisolasi dan dikenai sanksi-sanksi lebih berat."

"Negara-negara harus mempertahankan standar yang telah lama berlaku yaitu tidak boleh ada program nuklir Iran. Rezim Iran dengan senjata nuklir akan membawa bahaya lebih besar bagi dunia," tulisnya.

Inggris mendesak Iran untuk “segera menghentikan dan membatalkan semua tindakan yang tidak konsisten dengan perjanjian 2015, di mana Iran sebelumnya menerima pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi ekonomi.

Berbagai laporan dari Iran mengatakan para pejabat mungkin akan meningkatkan pengayaan uranium hingga 5 persen -- cukup untuk memproduksi bahan bakar bagi pembangkit nuklir, tapi masih jauh di bawah 90% yang dibutuhkan untuk mengembangkan senjata nuklir. Batas yang dimandatkan dalam perjanjian nuklir adalah 3.67 persen.

Presiden Amerika Donald Trump tahun lalu menarik dari dari perjanjian nuklir 2015 dan memberlakukan kembali sanksi-sanksi ekonomi yang melumpuhkan Iran.

Sumber : VOA News


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.