DJIA27024.80
LIVE237.44(0.89%)
NDX7942.85
LIVE100.52(1.28%)

Pemimpin Hong Kong Minta Maaf kepada Para Demonstran


Wednesday, 19 June 2019 12:58 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_GLOBAL2_90be4d695e6e405db9cd2ace1fcab88c_18.jpg

Pemimpin Hong Kong yang pro-Beijing Carrie Lam hari Selasa (18/6) meminta maaf atas krisis politik dan kerusuhan yang dipicu oleh rancangan undang-undang, yang akan memungkinkan ekstradisi ke China daratan. Tetapi ia tidak tunduk pada tuntutan demonstran agar ia mundur terkait penanganannya terhadap legislasi yang kontroversial itu.

Lam mengatakan kepada wartawan, ia tidak akan kembali mempersoalkan legislasi itu hingga pemerintah dapat menyelesaikan perselisihan pendapat. Tetapi ia juga bertekad akan tetap bertahan dan menyelesaikan sisa masa jabatannya.

“Saya telah mendengar kalian dengan sangat jelas dan telah merenungkan dalam-dalam semua yang telah terjadi,” kata Lam.

Carrie Lam menambahkan bahwa secara “pribadi” ia harus memikul sebagian besar tanggung jawab yang berkaitan dengan legislasi tersebut.

“Keprihatinan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini disebabkan adanya berbagai kekurangan dalam pelaksanaan hak amandemen oleh pemerintahan Kawasan Administratif Khusus Hongkong. Saya pribadi mengambil sebagian besar tanggung jawab atas masalah yang telah berkembang menjadi kontroversi dan kecemasan dalam masyarakat, dan untuk ini saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh warga Hongkong,” ujarnya.

Pengumuman Lam itu memulihkan ketenangan hari Selasa, dan hanya beberapa puluh orang aktivis yang masih berkemah dekat kantor-kantor pemerintahan.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Amerika menarik semua pasukan yang tersisa dari Suriah utara, dan pada Minggu (13/10) Presiden AS Donald Trump mengatakan, “Ini sangat langkah yang sangat pandai” untuk tidak terlibat dalam pertempura...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.