DJIA28035.41
LIVE30.52(0.11%)
NDX8328.48
LIVE12.96(0.16%)

Kapal China Tabrak Kapal Nelayan Filipina, Duterte Serukan Ketenangan


Tuesday, 18 June 2019 00:00 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_011110101010ship.jpg

Presiden Filipina menyerukan ketenangan di tengah protes keras karena sebuah kapal China menabrak kapal nelayan Filipina sampai tenggelam dan membahayakan 22 nelayannya di Laut China Selatan yang disengketakan.

Presiden Rodrigo Duterte mengemukakan, Senin, insiden 9 Juni di Reed Bank itu merupakan suatu "kecelakaan kecil di laut" antara dua kapal yang harus diselidiki lebih lanjut, sekaligus mendengarkan keterangan dari pihak China.

Reaksi Duterte itu bertolak belakang dengan sebagian pejabatnya sendiri, termasuk Kepala Pertahanan, yang mengecam keras kapal China itu karena berlayar menjauh saat perahu nelayan penangkap ikan Filipina tersebut tenggelam pada malam hari.

Sejumlah pejabat Filipina menjelaskan sebuah kapal penangkap ikan milik Vietnam menyelamatkan para nelayan Filipina tersebut, yang kemudian dibawa pulang oleh kapal Angkatan Laut Filipina.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utar...
  • Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan tiga kapal angkatan laut Ukraina yang ditangkap dalam konfrontasi penembakan hampir setahun yang lalu telah dikembalikan. Dua kapal perang dan satu kapal tund...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.