DJIA26111.99
LIVE22.38(0.09%)
NDX7526.52
LIVE47.41(0.63%)

Demo Hong Kong Rusuh, AS Imbau Semua Pihak Tahan Diri


Thursday, 13 June 2019 17:43 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_HongKong-Protests-Turn-Violent.jpg

Amerika mengimbau semua pihak agar menahan diri di tengah unjuk rasa besar-besaran di Hong Kong pada Rabu (12/6) yang berubah menjadi ketika polisi bentrok dengan para demonstran yang menentang RUU ekstradisi yang kontroversial.

Petugas mengenakan helm dan membawa perisai berbaris di jalan-jalan, menembakkan gas air mata dan peluru karet serta menggunakan semprotan merica untuk mendorong demonstran, yang sebagian menjungkir-balik barikade dan melempar benda-benda ke arah polisi. Otoritas rumah sakit mengatakan setidaknya 72 orang terluka.

Demonstrasi itu memaksa anggota parlement menunda sesi pembahasan rancangan undang-undang kontroversial, yang dijadwalkan berlangsung Rabu (12/6).

Prospek ekstradisi ke daratan China, khususnya dengan sistem hukum yang sangat berbeda, mengkhawatirkan banyak pihak di Hong Kong. Mulai dari kelompok bisnis internasional sampai komunitas hukum dan pihak-pihak yang pro-demokrasi.

Di Washington, Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia yakin China dan Hong Kong akan bisa "menyelesaikan masalah" setelah protes massa berubah menjadi aksi kekerasan.

Di Departemen Luar Negeri Amerika, juru bicara Morgan Ortagus mendorong semua pihak menghindari kekerasan.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • India telah menaikkan tarif impor atas 28 jenis barang buatan Amerika, dalam sengketa dagang antara kedua negara yang terus meningkat. Tindakan balasan itu dilancarkan beberapa hari setelah Amerika me...
  • Amerika mengatakan akan “menjamin kebebasan navigasi” bagi pelayaran melalui Selat Hormuz lewat perundingan diplomatik atau intervensi militer, dan kembali menegaskan bahwa “tidak salah lagi” Iran yan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.