DJIA27839.89
LIVE73.60(0.27%)
NDX8258.17
LIVE-7.45(-0.09%)

Menkeu AS: Trump "Dengan Senang Hati" Kenakan Pajak Impor China


Monday, 10 June 2019 17:04 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0001010101010steve.jpg

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Minggu, mengatakan Presiden Donald Trump akan "dengan senang hati" menerapkan pajak atas lebih banyak impor dari China apabila dia tidak mencapai kesepakatan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping.

Kedua presiden itu dijadwalkan bertemu akhir bulan ini dalam pertemuan G20 di Jepang.

"Kami membuat kemajuan besar, sepertinya perjanjiannya hampir 90 persen selesai," kata Mnuchin kepada CNBC. "China belum sepakat atas beberapa hal" -- tuduhan yang dibantah Beijing.

"Kami berhenti berunding," kata Mnuchin. Langkah berikutnya bergantung pada pertemuan Trump dengan Xi di Osaka dalam pertemuan para pemimpin negara-negara kaya G-20 pada 28-29 Juni.

Trump telah menerapkan tarif atas barang-barang China bernilai $200 miliar, tapi sekarang mempertimbangkan untuk mengenakan pajak atas produk-produk China lainnya senilai $325 miliar. Itu praktis akan mencakup hampir semua barang yang diekspor China ke AS. Dua ekonomi terbesar di dunia itu telah berselisih selama beberapa bulan belakangan mengenai perjanjian perdagangan, dan belum meraih perjanjian.

Ancaman kenaikan tarif Trump terjadi ketika pertemuan para menteri keuangan G-20 di Fukuoka, Jepang, mengatakan konflik perdagangan dan geopolitik berisiko pertumbuhan ekonomi global, tetapi atas desakan AS, menjatuhkan seruan untuk "mengakui kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan."

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Organisasi pemantau Internet berbasis di London, NetBlocks, Kamis (21/11) pagi mengunggah cuitan di Iran, mengatakan "penutupan internet hampir sepenuhnya" telah melampaui 100 jam sejak dimulai pada S...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.