DJIA26756.37
LIVE37.24(0.14%)
NDX7738.04
LIVE9.26(0.12%)

Trump di Tokyo Remehkan Keprihatinan tentang Korut


Monday, 27 May 2019 21:11 WIB

Global


trump158.jpg

Presiden AS Donald Trump dan penasihat keamanan nasionalnya secara terbuka berselisih mengenai keseriusan ancaman Korea Utara.

Dalam cuitan Minggu (26/5) pagi dari Tokyo, Trump menanggapi John Bolton, yang sehari sebelumnya di ibu kota Jepang, memberitahu para wartawan bahwa "tidak diragukan lagi" uji coba rudal balistik jangka pendek Korea Utara baru-baru ini melanggar resolusi PBB.

Pernyataan Bolton itu adalah yang pertama oleh seorang pejabat AS yang menggambarkan peluncuran oleh Korut itu sebagai pelanggaran resolusi PBB.

"Korea Utara menembakkan sejumlah senjata kecil yang mengusik sebagian rakyat AS dan lainnya, tapi bukan saya," cuit Trump.

Presiden AS itu juga menyatakan keyakinannya bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, akan "memegang janjinya kepada saya," dalam bergerak menuju denuklirisasi.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Amerika Donald Trump mengatakan “tidak ingin berperang” dengan Iran dan bersedia berunding tanpa prasyarat dengan para pemimpin negara itu, tetapi dengan alasan apapun Republik Islam Iran tid...
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menerima surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump dan dia sedang mempertimbangkan isinya, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Minggu (23/6). Kantor Berita...
  • Ketegangan antara Amerika dan Iran bergerak semakin dekat ke arah konflik bersenjata, Kamis (20/6), setelah pesawat pengintai nirawak Amerika (drone) Global Hawk jatuh di atas Selat Hormuz. Presiden A...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.