DJIA26753.92
LIVE249.92(0.94%)
NDX7738.06
LIVE70.32(0.92%)

Menlu AS Tuduh Huawei Technologies Bohong soal Hubungannya dengan Beijing


Friday, 24 May 2019 18:54 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_9549710-3x2-700x467.jpg

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo menuduh perusahaan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies berbohong tentang hubungan perusahaan dengan pemerintah Beijing.

Dalam wawancara dengan jaringan televisi CNBC hari Kamis (23/5), Pompeo mengatakan Huawei ‘tidak saja terikat dengan pemerintah tetapi juga dengan Partai Komunis China. Adanya koneksi itu membuat informasi Amerika yang melintas jaringan itu berisiko’.

Huawei, pembuat terbesar perlengkapan jaringan telekomunikasi di dunia tergolong teratas dalam teknologi 5G. Dan sedang berusaha memenangkan kontrak untuk membangun jaringan global yang membuat Internat lebih cepat.

Pekan lalu pemerintah Amerika melarang perusahaan Amerika melakukan bisnis dengan Huawei sehingga memperpanas perang dagang antara kedua negara raksasa ekonomi ini.

CEO Huawei Ren Zhengfei tetap menandaskan perusahaannya tidak akan berbagai rahasia dan tidak dikontrol pemerintah Beijing. Juga mengatakan tidak punya hubungan kerja dengan pemerintah Beijing – penegasan yang dibantah oleh Pompeo.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Menteri Luar Negeri Mike Pompeo membatalkan lawatannya ke Sri Lanka, dalam kunjungan ke kawasan Indo-Pasifik yang sebagian di antaranya bertujuan untuk mendampingi Presiden Donald Trump ke KTT G20 di ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.