DJIA27766.29
LIVE-54.80(-0.20%)
NDX8265.62
LIVE-18.13(-0.22%)

AS Ingin Pengadilan Terhadap Staf Konsulatnya di Istanbul Segera Berakhir


Thursday, 16 May 2019 09:30 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_920x920.jpg

Seorang pejabat AS menyerukan agar pengadilan terhadap seorang pegawai Konsulat AS berkewarganegaraan Turki di Istanbul atas tuduhan spionase dilangsungkan segera secara transparan dan adil.

Sidang pengadilan terhadap pegawai tersebut semula akan dilaksanakan hari Rabu (15/5), namun ditunda hingga 28 Juni.

Metin Topuz, penerjemah dan asisten untuk Badan Pemberantasan Narkoba AS (DEA), telah dipenjarakan atas tuduhan spionase dan berusaha menggulingkan pemerintah Turki. Kasusnya ini merupakan salah satu dari sejumlah isu yang menegangkan hubungan Turki dengan sekutu-sekutu NATO-nya.

Topuz diduga memiliki hubungan dengan ulama Turki yang tinggal di AS Fethullah Gulen, yang dituduh pemerintah Turki mendalangi usaha kudeta tahun 2016. Topuz, yang menghadapi kemungkinan hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah, membantah tuduhan itu.

Kuasa Usaha AS Jeffrey Hovenier mengatakan kepada wartawan, tidak ada bukti kredibel mengenai tindak kejahatan yang dilakukan Topuz.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Organisasi pemantau Internet berbasis di London, NetBlocks, Kamis (21/11) pagi mengunggah cuitan di Iran, mengatakan "penutupan internet hampir sepenuhnya" telah melampaui 100 jam sejak dimulai pada S...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.