DJIA27670.21
LIVE-21.28(-0.08%)
NDX8253.92
LIVE-9.87(-0.12%)

Trump: AS Akan Naikkan Tarif untuk Barang Ekspor China


Monday, 6 May 2019 18:35 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_00donald-trump5.jpg

Presiden AS Donald Trump -- yang ingin menekan China untuk mempercepat perundingan mengenai perjanjian perdagangan baru -- mengatakan bahwa mulai Jumat dia akan menerapkan tarif yang jauh lebih tinggi atas ekspor China ke AS yang bernilai miliaran dolar.

Trump mengatakan pada Minggu (5/5) lewat Twitter, "Selama 10 bulan, China telah membayar tarif ke AS sebesar 25 persen atas Teknologi Tinggi bernilai $50 miliar, dan 10 persen atas barang-barang lain yang bernilai $200 miliar. Pembayaran ini turut menyebabkan hasil ekonomi kami yang baik."

Dia mencuit, "Tarif yang 10 persen akan naik menjadi 25 persen pada Jumat (10/5). Barang-barang tambahan lain yang bernilai $325 miliar yang dikirim kepada kami oleh China tetap tak dikenai pajak. Tapi akan segera dikenai, pada tingkat 25 persen. Tarif yang dibayarkan ke AS berdampak sedikit pada biaya produk, kebanyakan ditanggung China. Perjanjian perdagangan dengan Tiongkok berlanjut, tapi terlalu pelan, karena mereka berupaya bernegosiasi lagi. Tidak!"

The Wall Street Journal melaporkan Minggu (5/5) malam bahwa China mempertimbangkan untuk membatalkan perundingan perdagangan yang dijadwalkan berlangsung di Washington pekan ini.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan minggu ini akan berkunjung ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan itu diharapkan akan bisa memperbaiki hubungan yang tegang belakangan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.