DJIA27691.93
LIVE0.44(0.00%)
NDX8263.79
LIVE21.88(0.27%)

Pemerintah Berbagai Negara Bersiap Hadapi Demo Hari Buruh


Wednesday, 1 May 2019 17:59 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_00101011122.jpg

Kota-kota besar di seluruh dunia meningkatkan keamanan, menambah kehadiran polisi dan bahkan menggunakan pesawat nirawak (drone) guna memantau massa yang diperkirakan akan turun dalam demonstrasi Hari Buruh.

Hari Buruh Internasional, dikenal sebagai May Day, merayakan gerakan buruh internasional pada hari pertama bulan Mei setiap tahun. Itu adalah hari libur nasional di lebih dari 80 negara di seluruh dunia.

Perancis, yang belakangan ini menghadapi protes rompi kuning anti-pemerintah, berencana mengerahkan lebih dari 7.400 polisi dan puluhan drone di Paris. Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan ada risiko bahwa "aktivis radikal" mungkin bergabung dengan demonstran rompi kuning anti-pemerintah dan serikat pekerja pada Rabu (1/5) di jalan-jalan Paris dan di seluruh negeri.

Castaner mengatakan tujuannya adalah melindungi demonstran dengan "aspirasi yang sah" dan membela Paris dari seruan di media sosial untuk menjadikannya "ibu kota kerusuhan". Ia mengatakan, kota-kota lain di Perancis juga siaga.

Di Jerman, lebih dari 5.500 petugas akan dikerahkan di Berlin di mana demonstran, dipimpin "Revolusioner 1 Mei," selama berpekan-pekan mengajak orang untuk berdemonstrasi. Sebanyak 20 ribu pegiat diperkirakan memrotes gentrifikasi di distrik Friedrichshain.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan minggu ini akan berkunjung ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan itu diharapkan akan bisa memperbaiki hubungan yang tegang belakangan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.