DJIA26770.20
LIVE-255.68(-0.95%)
NDX7868.49
LIVE-73.65(-0.93%)

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru


Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

GlobalKorut


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH_0-KIM-JONG-UN-STANDS-facebook.jpg

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis.

Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA.

Laporan KCNA itu tidak menguraikan jenis senjata yang diuji, tetapi istilah "taktis" menunjukkan bukan rudal balistik.

Meski demikian uji coba itu bisa dianggap sebagai peringatan bagi Amerika di tengah kebuntuan pembicaraan mengenai program nuklir Korea Utara.

"Kim sedang berupaya membuat pernyataan kepada pemerintahan Trump bahwa potensi militernya dari hari ke hari semakin meningkat, dan rezimnya frustrasi dengan kurangnya fleksibilitas Washington dalam perundingan baru-baru ini," kata Harry Kazianis, direktur Studi Korea pada Lembaga Pusat Kepentingan Nasional.

Seorang pejabat militer AS Rabu malam mengatakan Pentagon mengetahui uji coba tersebut namun tidak mengomentari lebih jauh.

Korea Utara belum melakukan uji coba nuklir atau misil jarak jauh selama lebih dari setahun, sejak Kim memulai pembicaraan dengan Amerika dan Korea Selatan.

Sebaliknya, Korea Utara melakukan provokasi berskala lebih kecil. Pada bulan November, Kim memantau uji coba yang juga dikatakan KCNA "senjata taktis berteknologi tinggi" yang baru dikembangkan. Pejabat A.S. tidak membesar-besarkan uji coba itu.

Sumber: VOA news


RELATED NEWS

  • Pertempuran di Suriah Timur Laut, Jumat (18/10) terus berlanjut, terlepas adanya perjanjian gencatan senjata yang diperantarai AS. Dentuman keras dan suara tembakan dapat terdengar. Asap tampak membu...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.