DJIA26489.60
LIVE24.06(0.09%)
NDX7633.90
LIVE-1.50(-0.02%)

Taliban: PBB Tangguhkan Sanksi Terhadap Pemimpin Senior


Friday, 12 April 2019 23:52 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_01010101.jpg

Taliban mengungkapkan kamis, bahwa PBB untuk sementara waktu telah menghapus sanksi terhadap para pemimpin seniornya yang sedang merundingkan kesepakatan dengan Amerika untuk mengakhiri perang 18 tahun di Afghanistan.

Pengungkapan oleh kelompok pemberontak itu terjadi ketika utusan rekonsiliasi Amerika, Zalmay Khalilzad, dan timnya diperkirakan akan memasuki putaran baru pertemuan dengan Taliban di Qatar pada akhir bulan ini. Kedua belah pihak mengatakan proses dialog, yang dimulai akhir musim panas lalu, telah membuat kemajuan yang stabil.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kepada VOA bahwa ke-14 nama anggota dalam tim negosiasi mereka dan Mullah Abdul Ghani Baradar, yang mengepalai "kantor politik" informal kelompok itu di ibu kota Qatar, Doha, telah dicoret dari daftar hitam AS. Orang-orang yang ada dalam daftar tersebut dikenakan sanksi keuangan, larangan perjalanan dan embargo senjata oleh semua negara anggota. Belum ada reaksi dari PBB atau AS atas pengumuman Taliban itu maupun dari pemerintah Afghanistan.

Kelompok itu telah lama memandang sanksi PBB terhadap para pemimpinnya sebagai hambatan utama bagi upaya perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan. Para pejabat Taliban mengatakan Khalilzad telah berjanji dalam putaran terakhir pembicaraan pada Maret bahwa ia akan meninjau permintaan Taliban untuk memperoleh penghapusan sementara sanksi. (Tgh)

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.