DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata di Libya


Thursday, 11 April 2019 23:48 WIB

Global PBB


c_740_198_16777215_00_images_assets_EKONOMI3_A7635D45-4C6D-49CC-B14C-DE3D808E01F7_cx0_cy7_cw0_w1023_r1_s.jpg

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyerukan diakhirinya pertempuran yang pecah pekan lalu antara saingan politik Libya untuk menguasai ibukota, Tripoli.

"Masih ada waktu untuk menghentikannya. Masih ada waktu untuk gencatan senjata untuk menghentikan permusuhan dan menghindari yang terburuk, yang akan menjadi pertempuran berdarah dramatis bagi Tripoli," kata Guterres kepada wartawan Rabu malam setelah mengadakan pertemuan tertutup dengan Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara selama lebih dari dua jam.

"Masih ada waktu untuk mengakui bahwa tidak ada penyelesaian militer. Hanya solusi politik yang bisa diterapkan pada situasi seperti di Libya," katanya.

Guterres mengunjungi Libya minggu lalu. Hanya beberapa jam setelah ia meninggalkan negara itu, pasukan yang setia kepada Jenderal Khalifa Haftar mendesak maju dari posisi mereka di timur ke Tripoli, yang dikendalikan oleh Dewan Presiden dan Perdana Menteri Fayez al-Serraj yang didukung PBB. Guterres bertemu dengan kedua pemimpin itu selama misinya.

"Jelas seruan saya agar tidak terjadi serangan dan agar permusuhan dihentikan, tidak didengar," kata sekjen PBB itu. "Namun saya kira jika kita melihat situasi hari ini, jelas situasinya sangat berbahaya, dan kita benar-benar harus menghentikannya."

Soumber: VOA news


RELATED NEWS

  • Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu...
  • Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.