DJIA28015.06
LIVE337.27(1.22%)
NDX8397.37
LIVE88.97(1.07%)

Trump Menuju Vietnam untuk Bertemu Pemimpin Korea Utara


Tuesday, 26 February 2019 09:37 WIB

GlobalTrump


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Trump5E88B48D-A4AB-4BB3-9FC0-6C477A13AF10_cx0_cy3_cw0_w1200_r1_s.jpg

Presiden Amerika Donald Trump menuju Hanoi, Vietnam, hari Senin (25/2) untuk pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, memunculkan harapan ia akan mencapai kesepakatan mengenai rincian janji Kim membuat negaranya bebas nuklir.

Trump mengatakan di Twitter bahwa tanpa denuklirisasi, Korea Utara yang miskin akan tetap mengalami situasi yang "sama." Tetapi Trump memperkirakan, "Kim akan membuat keputusan yang bijak!"

Minggu malam, kepada gubernur-gubernur negara-negara bagian Amerika, Trump mengatakan, ia percaya bahwa ia dan Kim "akan bersepakat, tetapi itu akan bermunculan dalam beberapa hari ke depan. Menurut saya, dua setengah hari di Vietnam akan sangat menarik. Dan kita berpeluang untuk denuklirisasi total di bagian dunia itu yang sangat berbahaya."

Trump dan Kim bertemu Juni lalu di Singapura, dan setelah itu Trump menyatakan, "tidak ada lagi ancaman nuklir dari Korea Utara."

Tetapi ketika ia bertemu hari Rabu dan Kamis ini dengan Kim di Hanoi, ibukota Vietnam, hanya ada sedikit bukti nyata bahwa kemajuan telah dicapai untuk menetapkan persyaratan khusus denuklirisasi yang dijanjikan Korea Utara.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh P...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.