DJIA26509.81
LIVE60.27(0.23%)
NDX7668.20
LIVE-12.52(-0.16%)

NATO akan Tanggapi Sistem Misil Baru Rusia


Wednesday, 13 February 2019 03:04 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH2_Russian-missiles.jpg

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan, Selasa, aliansi militer itu akan mengambil tindakan untuk menanggapi pengembangan misil Rusia, menyusul ambruknya sebuah kesepakatan senjata penting era Perang Dingin, namun tidak akan mengerahkan lebih banyak misil nuklir di Eropa.

Stoltenberg menyerukan agar Rusia kembali mematuhi Kesepakatan Persenjataan Nuklir Jarak Menengah (INF), yang menurut NATO telah dilanggar oleh Rusia karena mengembangkan sistem misil baru yang disebut Novator 9M729.

AS telah memulai proses penarikan diri dari kesepakatan itu selama enam bulan sejak tanggal 2 Februari, dengan alasan bahwa sistem misil Rusia melanggar ketentuan-ketentuan INF. AS meyakini sistem misil baru Rusia itu memungkinkan Moskow melancarkan serangan nuklir di Eropa dengan peringatan mendadak atau tanpa peringatan sama sekali.

INF melarang produksi dan pengerahan misil-misil jelajah dan balistik yang berbasis di darat yang memiliki daya jangkau 500-5.500 kilometer. Rusiamengatakan, misil jelajah barunya tidak melanggar ketentuan INF karena memiliki daya jangkau kurang dari 500 kilometer.

Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi keputusan AS untuk mundur dari perjanjian itu dengan mengumumkan bahwa Rusia juga akan menarik diri. Menteri pertahanan Rusia juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan misil-misil baru sehingga mendorong Presiden AS Donald Trump untuk bersumpah akan meningkatkan anggaran militer yang melebihi anggaran yang dikeluarkan Rusia.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu...
  • Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.