DJIA26459.30
LIVE9.76(0.04%)
NDX7650.97
LIVE-29.75(-0.39%)

Militer Venezuela Blokir Penyeberangan Penting Perbatasan


Friday, 8 February 2019 04:22 WIB

c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_BLOCKING.jpg

Tentara Venezuela memblokir penyeberangan penting perbatasan untuk mencegah pengiriman bantuan kemanusiaan dari Amerika Serikat dan negara-negara lainnya.

Sebuah kapal tanker raksasa berwarna oranye dan dua peti kemas besar berwarna biru diletakkan di tengah jemba

tan yang menghubungkan Venezuela dengan Kolombia pada hari Rabu (6/2), sementara penjaga bersenjata berpatroli di daerah itu untuk mencegah setiap upaya untuk menyeberangi perbatasan.

Amerika telah menjanjikan bantuan $20 juta untuk Venezuela, termasuk makanan dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan, tetapi Presiden Nicolas Maduro telah menolak bantuan tersebut, dengan alasan bahwa Venezuela bukan negara “pengemis” dan menurutnya bantuan itu akan membuka jalan menuju invasi militer Amerika.

Ekonomi yang didukung minyak Venezuela hancur karena jatuhnya harga BBM dunia, korupsi dan kebijakan sosialis yang gagal. Makanan, bahan bakar, dan banyak barang-barang kebutuhan dasar sangat terbatas dan inflasi di luar kendali, sehingga memaksa jutaan rakyat Venezuela mengungsi ke negara tetangga Kolombia.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu...
  • Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.