DJIA25948.58
LIVE65.33(0.25%)
NDX7081.88
LIVE26.70(0.38%)

Peluang Asteroid Hantam Bumi Makin Sering Dibandingkan Sebelumnya


Friday, 18 January 2019 20:05 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_EKONOMI3_5babab7fc5d6f_apophis9464646asteroidnasaearthcollisionimpactriskspacenearearthobject638150.jpg

Batu-batu raksasa dari angkasa luar berjatuhan dari langit lebih sering dibandingkan dulu, namun jangan khawatir.

Dalam kurun waktu 290 juta tahun, asteroid berukuran besar lebih sering menghujam bumi hampir dua kali lebih sering dibandingkan dengan kurun waktu 700 juta tahun yang lalu, menurut sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Science.

Namun tidak perlu khawatir dengan melirik ke angkasa. Peluang asteroid menghujam bumi terjadi rata-rata setiap satu juta tahun atau beberapa juta tahun, bahkan dengan adanya peningkatan jumlah asteroid yang menghujam bumi tersebut. Dafter batu angkasa luar berukuran besar yang dimiliki NASA yang berpotensi menghujam bumi sama sekali tidak menunjukkan adanya ancaman. Risiko terbesar yang diketahui adalah asteroid selebar 1,3 km dengan peluang untuk luput dari tabrakan dengan bumi sebesar 99,988 persen saat benda itu melesat dekat bumi dalam 861 tahun ke depan.

Sampaikan kabar ini ke dinosaurus. Sebagian besar ilmuwan berpikir dinosaurus dan banyak spesies lainnya mengalami kepunahan setelah batu besar dari angkasa luar menghujam Amerika Tengah sekitar 65 juta tahun yang lalu.

VOA news


RELATED NEWS

  • Produsen mobil Honda berencana menutup pabriknya di Inggris barat pada 2021, sebuah pukulan baru bagi ekonomi Inggris yang sedang mengalami kesulitan menyusul ketidakpastian bisnis terkait keluarnya I...
  • Vatikan, Sabtu (16/2), mengatakan Paus Fransiskus telah memecat bekas Kardinal AS Theodore McCarrick. Pada Juli tahun lalu, Paus menerima pengunduran diri McCarrick dari College of Cardinals - badan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.