DJIA25912.18
LIVE28.93(0.11%)
NDX7075.76
LIVE20.58(0.29%)

Senat AS Menguatkan Pencabutan Sanksi atas Perusahaan Rusia


Friday, 18 January 2019 00:48 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global5_Pef_17_1_1511.jpg

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang kaya Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin.

Sebelas orang senator partai Republik bergabung dengan kelompok Demokrat untuk melaksanakan sanksi-sanksi atas perusahaan aluminium, Rusal dan dua perusahaan terkait lainnya, tapi usaha mereka kalah dengan perbandingan suara 57 lawan 42 ketika diadakan voting.

Banyak anggota Senat mempertanyakan keputusan Departemen Keuangan Amerika bulan lalu untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas ketiga bisnis besar milik Deripaska itu, sebagai tanggapan atas pencaplokan semenanjung Krimea oleh Rusia pada 2014.

Pemimpin mayoritas dalam Senat, Mitch McConnell mengatakan pengaruh Deripaska dalam ketiga perusahaan itu sudah dibatasi dan menyebut pemungutan suara yang diadakan itu suatu “usaha gagah-gagasan” yang dilakukan pihak Demokrat, walaupun 11 orang Senator republik ikut mendukung usaha untuk mempertahankan sanksi-sanksi itu.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Produsen mobil Honda berencana menutup pabriknya di Inggris barat pada 2021, sebuah pukulan baru bagi ekonomi Inggris yang sedang mengalami kesulitan menyusul ketidakpastian bisnis terkait keluarnya I...
  • Vatikan, Sabtu (16/2), mengatakan Paus Fransiskus telah memecat bekas Kardinal AS Theodore McCarrick. Pada Juli tahun lalu, Paus menerima pengunduran diri McCarrick dari College of Cardinals - badan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.