DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

AS-Rusia Tak Capai Kemajuan dalam Perundingan Persetujuan Senjata Nuklir


Wednesday, 16 January 2019 11:02 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_Trump-Cold-war-771801.jpg

Rusia dan Amerika mengatakan Selasa (15/1) bahwa tidak ada kemajuan tercapai dalam pembicaraan seputar niat Washington untuk menarik diri dari persetujuan nuklir 1987 karena katanya, Moskow melanggar persyaratannya.

“Secara keseluruhan, kami terpaksa menyatakan bahwa tidak ada kemajuan. Posisi Amerika mengalami kebekuan, dan terperangkap dalam tuntutan yang tidak mau berkompromi dan tidak boleh dibantah itu,” demikian menurut kantor berita Tass yang mengutip Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov.

Pihak Amerika menggambarkan pertemuan itu sebagai mengecewakan.

Persetujuan Kekuatan Nuklir Jarak Menengah yang sudah berusia 3 dekade itu melarang produksi, pengujian, dan pengerahan rudal jelajah dan balistik dengan liputan 500 sampai 5500 kilometer. Presiden Donald Trump mengatakan, Amerika akan meninggalkan pakta itu pada 2 Februari karena pelanggaran-pelanggaran Rusia.

Ryabkov mengatakan, tanggung jawab sepenuhnya ada di pihak Amerika. Katanya kedua belah pihak tidak berhasil menyepakati apa-apa, dan Washington tampaknya tidak bersedia melanjutkan perundingan.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu...
  • Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.