DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Surplus Perdagangan China dengan AS Meningkat Drastis


Tuesday, 15 January 2019 01:36 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global5_acfe5c1e-8650-11e8-99b0-7de4d17a9c3a_1280x720_185038.jpg

Surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat meningkat secara drastis pada tahun 2018, meskipun ada perang tarif dengan AS yang telah mengacaukan pasar global. Surplus itu mencapai rekor tertinggi $ 323,3 miliar atau naik sebesar 17,2 persen, dibanding surplus sebesar $275,8 miliar yang tercatat pada tahun sebelumnya.

Data yang dirilis Senin (14/1) oleh biro pabean China menunjukkan ekspor negara itu ke AS menanjak lebih dari 11 persen pada 2018. Impor dari Amerika Serikat naik hanya sedikit (0,7 persen). Tetapi data itu juga mengungkapkan bahwa ekspor melambat 3,5 persen bulan lalu, sementara pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan serangkaian tarif yang tinggi terhadap miliaran dolar barang-barang China dengan tujuan memaksa Beijing membeli lebih banyak barang Amerika dan untuk menyelesaikan isu-isu yang melibatkan masalah teknologi, pencurian kekayaan intelektual dan dunia maya.

Data itu juga mengungkapkan laporan-laporan bertentangan tentang kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Walaupun surplus perdagangan global China mencapai $352 miliar untuk 2018, ekspor globalnya turun 4,4 persen pada Desember dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara impor anjlok 7,6 persen, menunjukkan melemahnya permintaan baik di dalam maupun luar negeri.

Angka yang dikeluarkan oleh Asosiasi Produsen Otomotif China menunjukkan penjualan mobil turun pada 2018 - penurunan pertama dalam 20 tahun.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.