DJIA24706.35
LIVE336.25(1.38%)
NDX6784.61
LIVE66.16(0.98%)

Polisi Paris Bersiap Hadapi Lagi Protes Disertai Kekerasan


Friday, 14 December 2018 23:14 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_UKKDWRAANFBKFJKWUC6NNFMPNE.jpg

Mengantisipasi protes dengan kekerasan pada akhir pekan kelima berturut-turut, kepala kepolisian Paris Jumat (14/12) mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan lapis baja dan ribuan petugas akan dikerahkan kembali di ibukota Perancis.

Michel Delpuech menyampaikan kepada radio RTL bahwa dinas keamanan berniat mengerahkan jumlah petugas dan kekuatan yang sama seperti akhir pekan lalu, dengan mengerahkan lagi 8.000 polisi dan 14 kendaraan lapis baja di Paris.

Delpuech mengatakan perbedaan terbesarnya adalah pengerahkan lebih banyak lagi kelompok-kelompok polisi yang berpatroli untuk menangkap perusuh, yang akhir pekan lalu berkeliaran di jalan-jalan di sekitar Champs Elysees, menyebabkan kerusakan dan penjarahan. Polisi menangkap lebih dari 1.000 orang di Paris akhir pekan lalu dan 135 orang cedera, termasuk di antaranya 17 polisi.

Seorang demonstran “rompi kuning” juga tewas pekan ini, ditabrak truk di sebuah penghalang jalan. Meskipun ada seruan dari pihak berwenang yang mendesak para demonstran agar menghentikan unjuk rasa, gerakan protes yang mengguncang Perancis itu tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Dalam upaya meredakan ketegangan yang melanda negara itu, Presiden Perancis Emmanuel Macron telah mengakui bahwa ia juga bertanggungjawab atas munculnya kemarahan yang melatari protes antipemerintah. Ia mengumumkan serangkaian langkah yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli para pekerja Perancis.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.