DJIA25406.79
LIVE-95.53(-0.37%)
NDX7275.37
LIVE-50.69(-0.69%)

Menlu AS: Iran Tingkatkan Kegiatan Misil Balistik


Thursday, 13 December 2018 11:15 WIB

c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_Pompeo-Main.jpg

Menlu Amerika Mike Pompeo Rabu (12/12) memberi tahu DK PBB bahwa kegiatan misil balistik Iran semakin meningkat sejak persetujuan nuklir pada 2015 disepakati.

“Iran telah memanfaatkan goodwill dari negara-negara lain dan mengingkari berbagai resolusi DK dalam upayanya untuk menciptakan pasukan misil balistik,” demikian kata Pompeo kepada DK dalam pertemuan tengah tahun guna membahas pelaksanaan kesepakatan nuklir. “Amerika tidak bisa membiarkan hal ini.”

Dia mencatat, resolusi 2231 DK yang menuangkan kesepakatan Iran itu ke dalam hukum internasional, “mewajibkan” Iran agar tidak melakukan kegiatan terkait misil balistik yang dirancang untuk mengerahkan senjata nuklir.

“Ketika kita menyerukan agar Iran menghentikan kegiatan misil balistiknya, kita sepakat itu harus dihentikan sekarang. Tetapi Iran tetap membangkang terhadap tuntutan dunia ini,” kata Pompeo.

“Laju kegiatan Iran dalam upaya misil ini, termasuk peluncuran dan ujinya, tidak berkurang sejak JCPOA, malahan, uji dan proliferasi misil Iran semakin besar,” katanya, mengacu kepada kesepakatan nuklir itu lewat akronimnya.

Kata Pompeo, Amerika ingin bekerjasama dengan ke 14 anggota DK lainnya untuk memberlakukan kembali pembatasan misil balistik yang lebih ketat terhadap Iran, dan melarang Iran dari kegiatan terkait misil balistik yang mampu mengerahkan senjata nuklir.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.