DJIA25585.69
LIVE95.22(0.37%)
NDX7300.96
LIVE-6.97(-0.10%)

UE akan Berlakukan Tarif Baru terhadap Produk AS


Saturday, 23 June 2018 00:16 WIB

Uni EropaAmerika Serikat


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global5_180601094535-trade-us-eu-780x439.jpg

Uni Eropa, Jumat (22/6/2018), akan menerapkan tarif baru terhadap berbagai produk Amerika yang bernilai miliaran dolar, termasuk jeans, wiski dan sepeda motor.

Tindakan ini merupakan pembalasan terbaru terhadap keputusan Presiden Amerika Donald Trump untuk menerapkan bea impor terhadap baja dan aluminium dari seluruh dunia.

Amerika dijadwalkan menerapkan bea masuk terhadap impor China bernilai lebih dari $30 miliar dalam dua pekan ini.

China telah menjanjikan tindakan balasan segera, suatu langkah yang akan membuat dua ekonomi terbesar di dunia itu berselisih.

John Murphy, wakil presiden senior di Kamar Dagang Amerika, memperkirakan produk Amerika senilai $75 miliar dapat dikenai tarif baru bea impor oleh negara-negara lain pada akhir Juli.

“Amerika menyalahgunakan metode penetapan tarif dan memulai perang dagang di seluruh dunia,” kata seorang juru bicara Kementerian Perdagangan China.

 â€œMasih kurang jelas seberapa jauh ini akan berlangsung antara Amerika Serikat dan China dan potensi efeknya bagi perdagangan dunia,” kata analis Mike van Dulken.

Semasa kampanye kepresidenannya, Trump berjanji akan menerapkan bea impor karena ia mengatakan negara-negara di seluruh dunia telah mengeksploitasi Amerika.

Sumber: VOA news


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.