DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Trump Bertemu Wakil PM China


Friday, 18 May 2018 18:05 WIB

chinaAmerika Serikat Donald Trump


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global5_661456_720.jpg

Presiden AS Donald Trump melakukan perundingan perdagangan yang sengit dengan China, Kamis (17/5) setelah Gedung Putih membenarkan pertemuan antara Presiden AS dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He.

Negara-negara berpengaruh di dunia sedang ambil bagian dalam perundingan perdagangan tingkat tinggi putaran kedua yang dimulai Kamis. Pertemuan pertama diadakan di Beijing dua pekan lalu.

Berbicara kepada para wartawan sebelum pertemuan dengan Liu, Trump berulang kali mengutarakan ketidaksukaannya terhadap perjanjian sebelumnya antara Washington dan Beijing.

“AS telah dicurangi selama bertahun-tahun oleh perjanjian perdagangan yang buruk. Saya tidak menyalahkan China. Saya menyalahkan kepemimpinan AS di masa lampau,” kata Trump kepada wartawan sebelum pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

Perundingan itu bertujuan untuk “menyeimbangkan kembali hubungan ekonomi bilateral AS-China,” menurut Gedung Putih. Dan juga bertujuan untuk menghindari perang dagang besar-besaran setelah kedua negara itu saling mengancam pemberlakuan bea impor pada Maret.

Sumber: VOA news


RELATED NEWS

  • Korea Utara telah meluncurkan lagi serangkaian senjata jarak pendek ke perairan di lepas pantai timurnya, lapor militer Korea Selatan. Ini tampaknya menunjukkan luapan kemarahan terbaru Pyongyang atas...
  • Dua pejabat intelijen Washington mengakhiri jabatannya pada Kamis (15/8), meninggalkan badan intelijen nasional AS di tangan pejabat sementara, Presiden AS Donald Trump pun melanjutkan seleksi untuk k...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.