DJIA26935.07
LIVE0(0.00%)
NDX7823.55
LIVE0(0.00%)

Kelly Bantah Laporan Dia Sebut Presiden 'Idiot'


Tuesday, 1 May 2018 14:09 WIB

Amerika Serikat Donald Trump


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global4_KepalaStafGedungPutih.jpg

Kepala staf Gedung Putih John Kelly membantah laporan NBC News bahwa dia menyebut Presiden AS Donald Trump seorang ''diot.''

''Saya menghabiskan waktu lebih banyak dengan presiden dibanding orang lain, dan kami memiliki hubungan yang sangat jujur dan kuat'' kata Kelly dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Senin (30/4).

''Dia selalu tahu sikap saya, dan dia dan saya tahu berita ini penuh kebohongan,''ujarnya. ''Saya berkomitmen kepada presiden, agendanya dan negara kita.''

NBC, Senin, melaporkan bahwa Kelly sering mengkritisi pengetahuan Trump mengenai berbagai isu seperti imigrasi dan menganggap dirinya melindungi AS dari sikap Trump yang impulsif. Laporan itu menambahkan bahwa Trump semakin kesal dengan perilaku Kelly.

Laporan itu, meski dibantah Kelly, kemungkinan akan memperbarui pertanyaan mengenai masa depan Kelly di Gedung Putih. Pensiunan jenderal Korps Marinir itu, diangkat musim panas lalu untuk menegakkan perintah dan disiplin di Sayap Barat Gedung Putih, telah kehilangan pengaruh karena Trump telah bosan dengan gayanya.

Sumber: VOA news


RELATED NEWS

  • Tanker minyak Inggris yang disita Iran pada Juli akan segera dibebaskan, kata kantor berita setengah resmi, Fars, Minggu (22/9). Stena Impero dan para awaknya disita oleh Garda Revolusioner Iran di S...
  • Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan Amerika sedang berupaya menemukan jalan keluar diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan Iran, yang dinilai bersalah melakukan serangan terhadap fasilitas...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.