DJIA23358.24
LIVE-99.29(-0.42%)
NDX6314.51
LIVE-24.63(-0.39%)

Biaya Epidemik Diabetes Capai $850 Miliar per Tahun


Tuesday, 14 November 2017 17:25 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global3_00diabetes_test.jpg

Jumlah penderita diabetes sudah bertambah tiga kali lipat sejak 2000, mengakibat biaya pengobatan penyakit itu naik hingga 850 miliar dolar per tahun, menurut para pakar, Selasa (14/11).

Sebagian besar penderita adalah pasien diabetes tipe 2, yang diakibatkan kegemukan dan kurang berolah raga. Epidemik diabetes menyebar dengan cepat khususnya di negara-negara yang lebih miskin karena masyarakat mulai mengadopsi diet-diet ala Barat dan gaya hidup perkotaan.

Angka perkiraan terbaru dari Federasi Diabetes Internasional artinya satu dari 11 orang dewasa di seluruh dunia menderita kondisi ini, yang terjadi ketika jumlah kandungan gula dalam darah terlalu tinggi.

Penderita diabetes saat ini berjumlah total 452 juta orang dan diperkirakan akan naik menjadi 693 juta orang pada 2045, jika tren ini berlanjut.

Harga tinggi yang harus dibayar untuk menangani penyakit ini, tercermin tidak hanya pada biaya obat-obatan, tetapi juga penanganan berbagai komplikasi seperti amputasi anggota badan dan masalah penglihatan.

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Bos mafia Italia Salvatore `Toto' Riina meninggal dunia pada usia 87 tahun di rumah sakit penjara di Parma, Italia, karena kanker. Riina meninggal Jumat pagi (17/11), beberapa jam setelah menteri Keh...
  • Angkatan Laut Jepang dan Amerika akan melakukan latihan bersama selama 10 hari, mulai dari hari ini, Kamis (16/11). Lebih dari 14.000 personil Angkatan Laut Amerika akan berpartisipasi dalam latihan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.