DJIA23840.57
LIVE163.27(0.69%)
NDX6527.33
LIVE35.81(0.55%)

The Fed : Pulihnya Pekerjaan Akan Mengantarkan Naiknya Suku Bunga Lebih Cepat


Thursday, 21 August 2014 01:55 WIB

The FedJanet Yellen,


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH_Yellen1.png

Federal Reserve mendekat ke persetujuan mengenai strategi keluar dari stimulus yang agresif, sementara naiknya suku bunga kemungkinan akan terjadi lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, menurut hasil pertemuan The Fed Juli lalu.

Ketua The Fed Janet Yellen telah berkomitmen bahwa kebijakan moneter bertujuan untuk menciptakan pasar tenaga kerja lebih kuat, yang telah dia ukur dengan serangkaian indikator, sepanjang inflasi masih dalam pengawasan. Hasil pertemuan The Fed menyatakan bahwa “banyak anggota” masih melihat “adanya selisih (gap) yang tajam antara kondisi pasar tenaga kerja saat ini dan mereka yang konsisten dengan penilaian bahwa penggunaan tenaga kerja berada pada level normal.”

Pada pernyataan hasil pertemuan bulan lalu, The Fed tidak menghiraukan penurunan pada tingkat pengangguran saat ini “akan rendahnya tingkat penggunaan sumber tenaga kerja yang signifikan.”

Selain itu, hasi pertemuan menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan The Fed mengantisipasi berlanjutnya penguatan pasar tenaga kerja.

“Banyak anggota yang memperhatikan bahwa karakteristik dari kurangnya pemanfaatan pasar tenaga kerja akan berubah tak lama kemudian, khususnya jika kenaikan pada pasar tenaga kerja berlanjut lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya,” hal tersebut menurut hasil pertemuan The Fed. (bgs)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

  • ECB (European Central Bank) mempertahankan suku bunga pada rekor terendah ditengah fokus terhadap program pembelian obligasi guna mendorong pemulihan perekonomian Zona Eropa.Sebanyak 25 anggota Dewan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.